CARA REGISTRASI PROGRAM KEAHLIAN GANDA

August 31, 2017 Add Comment

Pengajuan Oleh Kepala Sekolah 

Pendaftaran guru untuk mengikuti program Keahlian Ganda melalui layanan SIM PKB, dimulai dari dasbor akun Kepala Sekolah yang menyediakan modul pengajuan. Modul tersebut tersedia bagi Kepala Sekolah yang telah tergabung dalam komunitas MKKS SMA atau SMK sesuai jenjang satuan pendidikan tempat bertugas, serta telah ditetapkan pula nama sekolah yang menjadi lokasi tugasnya. 

Langkah-langkah pengajuan program keahlian ganda oleh kepala sekolah melalui SIM PKB dapat dijelaskan sebagai berikut:
  • Kepala Sekolah melakukan login ke layanan SIM PKB (http://simpkb.id) dengan username(nomor peserta UKG) dan password masing-masing.
  • Pilih modul Prog. Keahlian Ganda yang terletak pada beranda SIM PKB
  • Untuk mulai mendaftarkan guru, klik tombol Daftarkan Calon Peserta Baru

  • Pada laman Pendaftaran Calon Peserta Baru, pilih guru dari daftar kandidat yang telaH disediakan. Untuk mengetahui lebih detil profil guru yang akan dipilih, klik pada nama guru yang dimaksud dalam daftar yang tersedia.

  • Gunakan tombol > untuk mengajukan guru sesuai pilihan, atau gunakan tombol >> untuk mengajukan semua guru dalam daftar yang tersedia.

  • Klik tombol LANJUT untuk menyelesaikan pemilihan calon peserta.
  • Pilih mata pelajaran yang akan diikuti berikut guru pendamping untuk setiap guru ayng diajukan.

  • Mapel yang tersedia untuk dipilih, sesuai daftar mata pelajaran yang menjadi sasaran program. Sedangkan daftar guru pendamping, didasarkan pada mata pelajaran yang sedang diajukan.
  • Klik tombol LANJUT untuk menyelesaikan pengajuan mata pelajaran dan guru pendamping.
  • Periksa data guru, mata pelajaran, dan pendamping yang diajukan pada laman konfirmasi. Klik tombol SIMPAN.

  • CETAK PAKTA INTEGRITAS PESERTA, untuk ditandatangani guru dan pendamping yang diajukan. Berkas ini nantinya dipindai dan diunggah pada tahap unggah dokumen. Klik tombol TUTUP untuk menutup laman pengajuan.

  • Pada dasbor, akan dimunculkan riwayat pengajuan peserta yang memuat status masingmasing hingga saat ini. Untuk menyelesaikan pengajuan, dilakukan UNGGAH DOKUMEN untuk kebutuhan verifikasi data sesuai persyaratan program.
  • Klik tombol LANJUT hingga ditunjukkan laman untuk mengunggah dokumen verifikasi sesuai yang tercantum. Pastikan file yang diunggah memiliki kapasitas diatas 100KB untuk memudahkan keterbacaan dokumen.
  • File yang sudah berhasil diunggah, akan muncul dalam bentuk tombol. Gunakan tombol X untuk membatalkan dan mengunggah dokumen yang baru.
  • Bila ada dokumen pendukung lain yang ditambahkan, dapat diunggah pada laman Unggah Dokumen Pendukung. Klik tombol LANJUT hingga muncul laman konfirmasi data hasil unggahan.
  • Pada riwayat pengajuan, klik tombol KIRIM AJUAN untuk menyampaikan pengajuan peserta tersebut ke Admin Dinas Propinsi untuk verifikasi persyaratan peserta Keahlian Ganda.
  • Bukti pengajuan dapat dicetak Kepala Sekolah melalui tombol CETAK TANDA BUKTI pada laman berikutnya.
  • Kepala Sekolah dapat memonitor capaian status pengajuan guru calon peserta baru pada riwayat pengajuan yang tersedia. Pengajuan peserta telah selesai dan terverifikasi jika semua indikator status ajuan telah hijau semua.


SELANJUTNYA, 


Lomba Mewarnai

August 30, 2017 Add Comment
Ayo ikuti Lomba mewarnai yang diselenggarakan oleh Bank BPD Bali.


Asah kreativitas dan bakat anak melalui  ajang lomba Mewarnai Bank BPD Bali.

Tema Lomba ' Anak Cerdas Menabung Sejak Dini"

Lomba diselenggagarakan pada Hari Kamis, 21 September 2017 pukul 09.00 Wita -selesai, bertempat di Banking Hall Bank BPD Bali Cabang Renon, Jalan Niti Mandala Renon.


Terdapat dua katagori yaitu:
Katagori A   : TK A- TK B
Katagori B    : SD Kelas 1-3

Pendaftaran lomba Rp. 35.000 (kompensasi dalam bentuk tabungan) di Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar dan Bank BPD Bali Cabang Renon.

Informasi dan pendaftaran: 0895393224028/087761434909

ONIP 2017

August 29, 2017 Add Comment

ONIP 2017

Tema
Pengembangan inovasi pembelajaran matematika untuk mewujudkan karakter guru pembelajar
Tujuan
  • Menggali ide/gagasan dan mengimplementasikan inovasi media pembelajaran khususnya untuk mata pelajaran matematika dalam rangka menyiapkan generasi yang memiliki kompetensi abad 21.
  • Menyediakan wahana bagi guru dalam peningkatan keprofesian berkelanjutan.
Sasaran Peserta
Guru Kelas SD atau Guru Matematika SMP, SMA, SMK atau yang sederajat di Indonesia.

Ruang Lingkup Produk Inovasi

Produk yang dilombakan dapat berupa
1. multimedia pembelajaran berbasis TIK (Komputer/Handphone/Kalkulator)
2. alat peraga matematika

Produk inovasi diharapkan dapat bermanfaat untuk membantu pemahaman konsep atau penguatan konsep matematika dan mengasah kompetensi abad 21 yang meliputi :
  • keterampilan belajar dan berinovasi, yaitu keterampilan berkreasi dan berinovasi, berpikir kritis dan menyelesaikanmasalah, berkomunikasi dan berkolaborasi.
  • keterampilan teknologi informasi dan media, yaitu literasi informasi, literasi media, dan literasi ICT.
  • keterampilan hidup dan karir, yaitu kemampuan untuk bersikap fleksibel dan beradaptasi, inisiatif danmengarahkan diri sendiri, keterampilan sosial dan antar budaya, akuntabel dan produktif, kepemimpinan dan tanggung jawab.
Produk inovasi harus sesuai dengan jenjang mengajar peserta.
Bentuk produk inovasi meliputi:

1. Pengembangan multimedia pembelajaran berbasis TIK.
Produk multimedia pembelajaran berbasis TIK dapat berupa media bantu mengajar di kelas atau media belajar mandiri.
  • Untuk produk media bantu mengajar di kelas (misal bahan tayang PowerPoint, atau media interaktif seperti GeoGebra, dan lain-lain) wajib menyertakan:
a. RPP lengkap (minimal untuk satu pertemuan) dengan menggunakan produk inovasi tersebut.
b. Video simulasi penerapan pembelajaran pada siswa menggunakan multimedia tersebut.

  • Untuk produk berupa media belajar mandiri wajib menyertakan:
a. Panduan penggunaan media belajar mandiri yang divideokan (dapat menggunakan screencast atau lainnya).
b. Penugasan/project yang diberikan pada siswa untuk mengukur pencapaian yang diperoleh melalui proses belajar mandiri yang dilakukan menggunakan media
tersebut. Kelengkapan project siswa harus tercantum dengan jelas (penjelasan project, lembar kerja siswa, rubrik penilaian project, dan lain-lain).
Contoh : Pengembangan Media PIPEDI (Pita Pecahan Dinamis) menggunakan GeoGebra

2. Pengembangan alat peraga matematika
  • Produk alat peraga matematika dapat berupa produk orisinal atau modifikasi dari alat peraga yang pernah dikembangkan sebelumnya.
  • Produk alat peraga matematika wajib menyertakan:
a. RPP lengkap (minimal untuk satu pertemuan) dengan
menggunakan produk inovasi tersebut.
b. Video simulasi penerapan pembelajaran pada siswa
dalam menggunakan alat peraga matematika tersebut.
Contoh : Pengembangan Alat Peraga Pembelajaran Debit Air
Bagi Siswa SD


Kriteria Produk

  • Asli, belum pernah memenangkan lomba/kompetisi sejenis di tingkat kabupaten/kota, regional nasional atau internasional.
  • Inovatif, hasil pengembangan dari yang belum ada atau modifikasi (jika berupa modifikasi wajib menuliskan pada laporan terkait bentuk modifikasi dan urgensi modifikasi, serta dari mana asal produk asli sebagai dasar pengembangan).
  • Materi/isi merupakan materi pembelajaran matematika yang diajarkan di sekolah, namun untuk kepentingan simulasi tidak harus menyesuaikan dengan semester pelaksanaan.
  • Merupakan hasil karya individu.
  • Karya dibuat dalam 2 tahun terakhir.
  • Satu peserta hanya diijinkan mengirimkan satu produk.

Kelengkapan Pengiriman Produk Lomba

  1. Produk Inovasi beserta seluruh komponennya (dapat dibaca pada bagian ruang lingkup produk inovasi)
  2. File/printout naskah laporan (format terlampir)
  3. File biodata peserta (format terlampir)
  4. File hasil scan/print out ijin Kepala Sekolah (format terlampir)
  5. File hasil scan/print out surat pernyataan keaslian produk (format terlampir)
  6. File poster produk (dapat dibuat menggunakan software pengolah kata misal Office, atau software apapun) yang memuat foto dan profil singkat pengembang, foto/capture screen produk inovasi, dan tagline (kalimat) singkat tentang
    produk.

Kelengkapan produk dapat dikirim melalui pos dalam bentuk CD/DVD/Flash disk dan dokumen hardcopy ke Panitia ONIP d.a. PPPPTK Matematika Jl. Kaliurang KM 6 Condongcatur, Depok, Sleman, DIY, Kodepos 55283 ; atau berupa file melalui email onip@p4tkmatematika.org. Seluruh kelengkapan agar dijadikan dalam bentuk satu file .zip/.rar dan diemail dengan subjek email NAMA_INSTANSI_NAMAPRODUK. 
Apabila ukuran file melebihi batas maksimal pengiriman email, dapat memanfaatkan fasilitas cloud storage (OneDrive, GoogleDrive, Dropbox, atau lainnya) kemudian membagikan link file melalui alamat email di atas. Untuk pengiriman melalui pos, peserta tetap diwajibkan mengirim kelengkapan nomor 2, 3, 5 dan 6 melalui email.
Khusus untuk produk inovasi alat peraga matematika, untuk kepentingan desk evaluation tidak perlu mengirimkan alat peraga matematika, namun dalam kelengkapan produk harus terdapat foto detail bentuk fisik alat peraga /video penjelasan tentang alat.

Alur Penilaian


Tahapan Kegiatan

  • Pengiriman Produk dan Seleksi Awal (paling lambat diterima panitia 6 Oktober 2017)
  • Desk Evaluation Produk Inovasi (9-19 Oktober 2017)
  • Pengumuman 35 Peserta Workshop Penilaian Final (20 Oktober 2017)
  • Workshop Penilaian Final (30 Oktober – 3 November 2017, tentative)

informasi lengkap dapat menghubungi:
Contact Us


Konsep dan Pedoman Penguatan Pendidikan Karakter

August 29, 2017 Add Comment
Gerakan Nasional Pendidikan Karakter yang secara intensif telah dimulai sejak tahun 2010 sudah melahirkan sekolah-sekolah rintisan yang mampu melaksanakan pembentukan karakter secara kontekstual sesuai dengan potensi lingkungan setempat. Rencana Aksi Nasional Pendidikan Karakter 2010 juga memperoleh dukungan dari masyarakat madani dan Pemerintah Daerah.

Pemerintah menyadari bahwa Gerakan Nasional Revolusi Mental yang memperkuat pendidikan karakter semestinya dilaksanakan oleh semua sekolah di Indonesia, bukan saja terbatas pada sekolah-sekolah binaan, sehingga peningkatan kualitas pendidikan yang adil dan merata dapat segera terjadi.



Penguatan Pendidikan Karakter di sekolah diharapkan dapat memperkuat bakat, potensi dan talenta seluruh peserta didik. Lebih dari itu, pendidikan kita sesungguhnya melewatkan atau mengabaikan beberapa dimensi penting dalam pendidikan, yaitu olah raga (kinestetik), olah rasa (seni) dan olah hati (etik dan spiritual) (Effendy, 2016). Apa yang selama ini kita lakukan baru sebatas olah pikir yang menumbuhkan kecerdasan akademis. Olah pikir ini pun belum mendalam sampai kepada pengembangan berpikir tingkat tinggi, melainkan baru pada pengembangan olah pikir tingkat rendah.

Persoalan ini perlu diatasi dengan sinergi berkelanjutan antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat melalui penguatan pendidikan karakter untuk mewujudkan Indonesia yang bermartabat, berbudaya, dan berkarakter. Kementerian Pendidikan Nasional pada tahun 2010 mengeluarkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Pendidikan Karakter untuk mengembangkan rintisan di sekolah-sekolah seluruh Indonesia dengan Daerah, lembaga swadaya masyarakat sehingga program pendidikan karakter bisa terlaksana dengan baik. Banyak satuan pendidikan telah melaksanakan praktik baik (best practice) dalam penerapan pendidikan karakter. 

Dampak dari penerapan ini adalah terjadi perubahan mendasar di dalam esosistem pendidikan dan proses pembelajaran sehingga prestasi mereka pun juga meningkat. Program PPK ingin memperkuat pembentukan karakter siswa yang selama ini sudah dilakukan di banyak sekolah. Dalam diskusi Praktik Baik Sekolah Pelaksana Penguatan Pendidikan Karakter yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah pada tanggal 14 September 2016, Kemendikbud menemukan bahwa sebagian besar sekolah yang diundang sudah menerapkan pendidikan karakter melalui pembiasaan dengan kegiatan penumbuhan dan pembudayaan nilai-nilai karakter yaitu yang disepakati oleh masing-masing sekolah. 

Kerja sama dan komitmen dari kepala sekolah, guru, dan orangtua umumnya menjadi menjadi faktor kunci keberhasilan pelaksanaan pendidikan karakter di masing-masing sekolah tersebut. Penerapan penguatan pendidikan karakter akan berjalan dengan baik bila kepala sekolah sebagai pemimpin mampu menjadi pemimpin yang dapat dipercaya dan visioner. Menjadi orang yang dapat dipercaya berarti Kepala Sekolah merupakan sosok berintegritas, mampu menjadi manajer yang berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran melalui pembentukan karakter. Visioner berarti kepala sekolah memiliki visi jauh ke depan tentang kekhasan, keunikan, dan kualitas sekolah (schoolbranding) yang akan ia bangun. Kemampuan manajerial kepala sekolah untuk menggali potensi lingkungan sebagai sumber belajar dan mengembangkan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem pendidikan yang ada untuk mendukung program sekolah sangat diperlukan.

[download] Konsep dan Pedoman Penguatan Pendidikan Karakter

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD/SMP

August 27, 2017 1 Comment



Pada Permendiknas No 16 Tahun 2007 tentang Kualifikasi Akademik dan Standar Kompetensi Guru dinyatakan bahwa salah satu kompetensi inti guru adalah menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Kompetensi inti tersebut dijabarkan dalam tujuh kompetensi, yaitu: 1) memahami prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu, 2) menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu, 3) menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar, 4) mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar, 5) mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen, 6) menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan, dan 7) melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.

Memperhatikan tuntutan kompetensi guru pada Permendiknas di atas, dapat diketahui bahwa salah satu kompetensi yang harus dimiliki guru adalah mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Kompetensi ini tidak terpisah dengan kompetensi lainnya. Berbagai buku dan referensi lain yang membahas pengembangan instrumen masih minim yang secara spesifik terkait mata pelajaran matematika.

Untuk mengisi keterbatasan ini, melalui Program BERMUTU pada tahun 2010 PPPPTK Matematika telah menyusun modul “Instrumen Penilaian Hasil Belajar Non Tes dalam Pembelajaran Matematika di SD” dan “Penyusunan Instrumen Tes Pilihan Ganda dalam Pembelajaran Matematika di SMP”.

Modul ini diharapkan dapat membantu guru matematika baik SD maupun SMP dalam mengembangkan instrumen penilaian. Berdasarkan hasil Monitoring dan Evaluasi (ME) kegiatan BERMUTU 2010 sebagian anggota KKG/MGMP masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan instrumen dan melakukan penilaian hasil belajar. 

Dengan pertimbangan tersebut, maka salah satu modul yang akan disusun pada Program BERMUTU PPPPTK Matematika pada tahun 2011 ini adalah modul “Pengembangan Instrumen Penilaian Pembelajaran Matematika SD/SMP”. Dengan adanya modul ini diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan tentang pengembangan instrumen penilaian pembelajaran matematika bagi para guru matematika.

[download

Perubahan tempat Pelaksanaan Seleksi CPNS

August 25, 2017 Add Comment
Pengumuman perubahan tempat seleksi CPNS untuk kualifikasi Dokter Spesialis, Dokter Umum, dan sarjana Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia Tahun Anggaran 2017. 

Permendikbud Nomor 10 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan

August 24, 2017 Add Comment



Guru sebagai pendidik profesional perlu mendapatkan perlindungan selama menjalankan tugasnya. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan Permendikbud Nomor 10 Tahun 2017 tentang Perlindungan Guru.
Berikut ini adalah lampiran Permendikbud Nomor 10 Tahun 2017.[download]

Pemenang Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional 2017

August 24, 2017 Add Comment
Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2017 diikuti sekitar 500 sekolah dari berbagai wilayah di Indonesia. Sebanyak 16 sekolah dari 24 kabupaten/kota ditetapkan sebagai pemenangnya. Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2017 merupakan kegiatan kolaborasi antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri. 

Melalui kegiatan apresiasi ini, diharapkan sekolah-sekolah yang menjadi pemenang bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya agar menerapkan sekolah yang sehat dan perilaku hidup sehat. Lomba sekolah sehat tingkat nasional ini dinilai langsung oleh empat kementerian yaitu Kemendikbud, Kemenkes, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri. Empat kementerian ini sepakat dengan kriteria kemenangan yaitu kinerja terbaik (best performance) dan pencapaian terbaik (best achievement) untuk kategori sekolah maupun UKS. 

Lomba Sekolah Sehat diikuti semua jenjang pendidikan, dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Salah satu pemenang dalam acara Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional adalah SMP 13 Kota Tangerang yang menjadi juara 3 dalam kategori pencapaian terbaik (best achievement) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs). Pada perlombaan ini ada empat kategori kemenangan yaitu juara 1, 2, 3 dan harapan, untuk tiap kriteria best performance dan best achievement.

Berikut ini Peraih penghargaan Sekolah Sehat Tingkat Nasional 2017






sumber https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2017/08/16-sekolah-raih-penghargaan-sebagai-sekolah-sehat-tingkat-nasional-2017

Workshop International Youth Day

August 24, 2017 Add Comment


Ikuti Talkshow dan Workshop Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Kemendikbud (KNIU) dalam rangka memperingati Hari Pemuda Internasional 2017.

Talkshow dan Workshop membahas berbagai isu kekinian, mulai dari isu lingkungan sampai dengan tantangan kehidupan di era digital. Forum ini juga akan membahas peran pemuda dalam mewujudkan masyarakat berkelanjutan dan perdamaian dunia.

Lomba Menulis Artikel Ilmiah Tahun 2017

August 23, 2017 Add Comment

Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Lomba Penulisan Artikel Ilmiah yang terdiri dari lomba menulis bagi siswa SD/MI kelas III-VI tahun pelajaran 2017/2018, Lomba menulis artikel ilmiah populer dan lomba menulis feature sekolah dasar bagi peserta semua kalangan, tidak terbatas usia dan profesi. Adapun tema dan subtema untuk masing-masing kategori adalah sebagai berikut:
Tema “Sekolahku”
Lomba menulis bagi siswa SD/MI dengan subtema:
  1. Sekolahku Menyenangkan
  2. Aku dan Buku
  3. Guruku Idolaku
  4. Aku Suka Belajar
  5. Meneliti itu Asyik
  6. Berkesenian di Sekolahku yang Menyenangkan
  7. Berolahraga di Sekolahku yang Menyenangkan
  8. Kebun Sekolahku
  9. Belajar Bahasa Daerah Menyenangkan di Sekolahku
Tema “Strategi Peningkatan Mutu Sekolah Dasar”
Lomba menulis artikel ilmiah populer dengan subtema:
  1. Pengelolaan Sanitasi di Sekolah Dasar
  2. Menumbuhkan Budaya Baca di Sekolah Dasar
  3. Inovasi Tata Kelola Sekolah di Sekolah Dasar Negeri
  4. Optimalisasi Pembelajaran e-learning di Sekolah Dasar
  5. Revitalisasi Komite Sekolah di Sekolah Dasar
  6. Strategi Mencegah dan Menanggulangi Tinggal Kelas dan Putus Sekolah di Sekolah Dasar
  7. Teknik Pembelajaran Efektif di Sekolah Dasar
  8. Menguatkan Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dasar Negeri
  9. Menguatkan Pembelajaran di Daerah 3T (Terdepan Terluar dan Tertinggal)
  10. Peran Pemerintah Daerah dalam Peningkatan Mutu Sekolah Dasar
  11. Penggunaan Gadget yang Baik Bagi Siswa SD
Lomba menulis feature sekolah dasar dengan subtema:
  1. Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar
  2. Menjadikan Sekolah Dasar Negeri Sebagai Sekolah Rujukan bagi Sekolah Dasar Lain
  3. Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di Sekolah Dasar
  4. Melaksanakan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar
  5. Implementasi Gerakan Literasi di Sekolah Dasar
Ketentuan umum dan Pengiriman naskah dapat dilihat di bawah ini:


(sumber:http://ditpsd.kemdikbud.go.id/index.php/2017/08/16/lomba-penulisan-artikel-ilmiah-sekolah-dasar-tahun-2017/

Cara Cetak Surat Pengantar Pretest SIMPKB

August 23, 2017 Add Comment


Diberitahukan Kepada Yth.
1. Bapak/Ibu Guru
2. Bapak/Ibu Kepala Sekolah
3. Bapak/Ibu Pengawas Sekolah (PESERTA PRETEST 2017)

Jadwal dan lokasi peserta Pretest 2017 sejumlah 2485 PTK sudah ditetapkan. Silahkan kepada Bapak/Ibu Guru, Kepsek dan Pengawas Sekolah agar segera melihat jadwal dan lokasi pelaksanaan pretes melalui Akun SIMPKB masing-masing. 
Kemudian CETAK SURAT PENGANTAR yang harus di bawa pada saat pretes yang dapat dicetak dalam akun PTK masing2 melalui web simpkb.id
Adapun cara melihat jadwal dan lokasi dan cetak surat pengantar adalah sebagai berikut.
  1. Login ke web simpkb.id
  2. Masukan user (no ukg) dan password (Kode)
  3. Pilih / klik LIHAT INFO PRETES
  4. Kemudian pilih/klik CETAK SURAT PENGANTAR dan diprint (untuk dibawa pada saat pelaksanaan pretest).

Bagi Bapak/Ibu guru/kepala sekolah/pengawas sekolah yang mungkin lupa atau tidak dapat login silahkan dapat meminta reset akun kepada ketua komunitas masing-masing.

Demikian informasi ini disampaikan. Untuk diperhatikan.
Semoga Bermanfaat.


(diolah dari sumber)

Beasiswa S2 Bagi Guru Tahun 2017

August 23, 2017 Add Comment


Kualitas dan profesionalisme guru dal tenaga kependidikan (calon pengawas madrasah) memiliki kontribusi besar bagi keterjaminan proses pendidikan yang bermutu di lingkungan madrasah, karena melalui kinerja merekalah layanan akademik dan administratif pendidikan dapat dilakukaa secara optimal. lklim birokrasi akademik yang kondusif tentu akan berimplikasi langsung bagi tumbuhnya kreatifitas dan produktifitas civitas madrasah.

Birokrasi akademik di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dapat terwujud apabila tenaga kependidikan memiliki kompetensi dan profesionalisme yang tinggi. Begitu juga aktifitas akademik akan dapat dilakukan secara lebih produktif ketika kapabilitas guru didukung dengan kualifikasi akademik yang memadai. Adanya jaminan mutu bagi guru dan tenaga kependidikan (calon pengawas madrasah) tersebut diharapkan dapat menciptakan iklim akademik yang kondusif yang pada gilirannya mampu melahirkan lulusan yang berprestasi tinggi dan memiliki daya saing di dunia kerja.

Namun persoalan yang banyak dihadapi madrasah untuk meningkatkan kapabilitas dan profesionalisme gum dan tenaga kependidikan adalah keterbatasan dana. Tidak jarang program-program terstruktur untuk peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan terabaikan. Padahal keberadaan mereka menjadi ujung tombak bagi keberhasilan madrasah dalam menjalankan peranannya. Upaya penjaminan mutu  pada level proses maupun hasil pendidikan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam tentu saja menjadi wilayah kerja Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

Oleh karena itu, selain dalam rangka capacity building, upaya yang selama ini dilakukan adalah peningkatan mutu sumberdaya manusia di lingkungan guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah. Untuk itulah, dalam rangka peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah memberikan kesempatan kepada para guru dan tenaga kependidikan (calon pengawas) untuk memperoleh Program Tugas Belajar studi lanjut ke jenjang strata-2.

Dalam pelaksanaan program ini ditetapkan sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri darl Swasta, Perguruan Tinggi Umum serta yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan program Program Tugas Belajar Strata -2 sesuai dengan kebutuhan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Untuk maksud memiliki kerangka pandang yang sama, memudahkan koordinasi, dan memperjelas garis akuntabilitas, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah men1rusun dan mempublikasikan petunjuk teknis penyelenggaraan Program Tugas Belajar Strata -2 ini. Petunjuk teknis ini dipublikasikan sebagai bagian dari upaya pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh informasi pendidikan dan dapat mengakses Program Tugas Belajar Strata -2 yang disediakan Pemerintah, serta menjadi pedoman teknis, baik bagi pengelola maupun penyelenggara program Program Tugas Belajar Strata -2 ini.

Berikut ini: 
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM NOMOR 4142 TAHUN 2017 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PROGRAM TUGAS BELAJAR STRATA-2 BAGI GURU DAN CALON PENGAWAS MADRASAH TAHUN ANGGARAN 2017 [download]

Anugerah Konstitusi 2017

August 23, 2017 Add Comment

Menjalankan salah satu fungsinya sebagai pengawal konstitusi, MK memiliki tanggungjawab dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang nilai-nilai konstitusi yang bersumber dari nilai utama (core value) ideologi Pancasila. Pemahaman tentang nilai utama yang akan membangun nilai konstitusional akan membuka pemahaman masyarakat untuk melihat secara jelas keberadaan ideologi Pancasila. Pancasila tidak hanya dianggap sebagai simbol saja tapi juga dapat diimplementasikan berupa nilai-nilai utama yang ada di dalamnya. 

Guru sebagai pendidik profesional, mengemban tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Tugas utama guru, termasuk guru PPKn membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air, menjadi warga negara yang cerdas, demokratis, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran berkonstitusi yang tinggi. Guru PPKn sebagai pembelajar perlu diberi motivasi dan pembinaan untuk meningkatkan kompetensinya secara berkelanjutan agar dapat melaksanakan tugas keprofesiannya secara optimal. 

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan mengenai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Mahkamah Konstitusi, serta untuk meningkatkan pemahaman hak konstitusional warga negara, Kepaniteraan dan Sekretariat Jenderal Mahkamah Konstitusi (MK) melalui Kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama menyelenggarakan kegiatan Anugerah Konstitusi 2017 dan Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Warga Negara bagi Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Berprestasi Tingkat Nasional.

Kegiatan Anugerah Konstitusi akan dilaksanakan melalui 3 (tiga) tahapan seleksi yaitu seleksi tingkat Kabupaten/Kota/Provmnsi, seleksi nasional tingkat Kementerian, dan seleksi Grand Final. Seleksi Grand Final Anugerah Konstitusi 2017 dan Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Warga Negara bagi Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Berprestasi Tingkat Nasional akan dilaksanakan pada 6 s.d. 10 November 2017. Sehubungan dengan hal tersebut, bersama ini kami sampaikan Pedoman Pelaksanaan Anugerah Konstitusi Bagi Guru Pendidikan Pancasila clan Kewarganegaraan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2017 sebagai pedoman/rujukan dalam melaksanakan kegiatan dimaksud. 


Peserta Perlombaan Inovasi Pembelajaran Guru SD dan SMP

August 21, 2017 Add Comment
Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Sub Direktorat Kesejahteraan, Penghargaan dan Pelindungan akan menyelenggarakan perlombaan karya Inovasi Pembelajaran (Inobel) Guru SD Tingkat Nasional Tahun 2017. Jumlah peserta adalah sebanyak 102 orang yang telah lolos seleksi Tahap 3.
Berikut ini daftar peserta Guru SD yang lolos seleksi Inobel 2017








Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Sub Direktorat Kesejahteraan, Penghargaan dan Pelindungan akan menyelenggarakan perlombaan karya Inovasi Pembelajaran (Inobel) Guru SMP Tingkat Nasional Tahun 2017. Jumlah peserta adalah sebanyak 101 orang yang telah lolos seleksi Tahap 3. 
Berikut ini daftar peserta Guru SMP yang lolos seleksi Inobel 2017








Sehubungan dengan hal tersebut, kegiatan akan dilaksanakan pada:
Hari, tanggal : Senin s.d Jum’at, 4 s.d 8 September 2017
Tempat : Hotel Mercure Bali Harvestland Kuta
Jalan By Pass Ngurah Rai No. 8, Simpang Siur
Kuta, Badung, Bali, 80361
Telp. (0361) 750483


Bagi Bapak/Ibu guru yang ingin menjadi peserta, sangat disarankan untuk bergabung dan mendaftar di web kesharlindungdikdas untuk mendapatkan informasi terkait kegiatan. Semoga bermanfaat.

Daftar Nama Peserta Pretest pada SIMPKB

August 21, 2017 Add Comment
Jadwal pretest pada laman SIMP PKB telah ditentukan. Peserta yang ikut pretes akan tercantum pada laman akun SIM PKB masing-masing.

Jadwal Pretest [disini]
Kisi-kisi Pretest SIMPKB


Berikut ini adalah Daftar Nama Peserta Pretest pada SIMPKB.


[download] Daftar Nama Peserta Pretest pada SIMPKB.

Cara Mendownload Video di Facebook Tanpa Aplikasi

August 20, 2017 Add Comment
Saat ini, banyak video yang dishare melalui laman Facebook. Banyak video kreatif yang biasanya dapat kita tonton. Untuk menyimpannya, yang biasa dilakukan adalah dengan membagikan dikronologi sendiri. 

Sekarang, admin sampaikan cara mendownload video di facebook tanpa menggunakan aplikasi tambahan. 

Berikut caranya: 

  • Pertama, anda harus login pada akun facebook 
  • Kedua, pilih video yang akan di download, klik kiri halaman video hingga muncul [show url] kemudian copy url tersebut. 


  • Ketiga, paste url tersebut pada address bar baru 

  • Keempat, ganti url www dengan huruf m. 

  • Kelima, buka url yang sudah diganti, dan putarlah video. 

  • Keenam, klik kiri pada video yang diputar dan pilih ‘save as’, maka video anda akan tersimpan pada perangkat. 




    Selamat mencoba. Semoga bermanfaat..

    (diolah dari berbagai sumber)

    Upacara Bendera dengan Lagu Indonesia Raya tiga stanza bersama Mendikbud

    August 20, 2017 Add Comment
    Senin, 21 Agustus 2017 Mendikbud Muhadjir Effendy menjadi inspektur upacara di SMPN 11 Jakarta. Para siswa menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza dalam upacara bendera ini.

    baca juga: rencana SE mendikbud tentang Lagu Indonesia raya tiga stanza

    Berikut Videonya [klik untuk menonton]





    baca: cara mendownload video dari facebook



    Sumber:
    https://www.facebook.com/Kemdikbud.RI/videos/1341901172585986/

    PUEBI sebagai Pengganti EYD

    August 20, 2017 Add Comment



    Prakata 

    Penyempurnaan terhadap ejaan bahasa Indonesia telah dilakukan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penyempurnaan tersebut menghasilkan naskah yang pada tahun 2015 telah ditetapkan menjadi Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 50 Tahun 2015 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.

    Ditinjau dari sejarah penyusunannya, sejak peraturan ejaan bahasa Melayu dengan huruf Latin ditetapkan pada tahun 1901 berdasarkan rancangan Ch. A. van Ophuijsen dengan bantuan Engku Nawawi gelar Soetan Ma'moer dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim, telah dilakukan penyempurnaan ejaan dalam berbagai nama dan bentuk.

    baca juga: Panduan Literasi

    Pada tahun 1938, pada Kongres Bahasa Indonesia yang pertama di Solo, disarankan agar ejaan Indonesia lebih banyak diinternasionalkan. Pada tahun 1947 Soewandi, Menteri Pengajaran, Pendidikan, dan Kebudayaan pada masa itu, menetapkan dalam surat keputusannya tanggal 19 Maret 1947, No. 264/Bhg.A bahwa perubahan ejaan bahasa Indonesia dengan maksud membuat ejaan yang berlaku menjadi lebih sederhana. Ejaan baru itu oleh masyarakat diberi julukan Ejaan Republik.
    Kongres Bahasa Indonesia Kedua, yang diprakarsai Menteri Moehammad Yamin, diselenggarakan di Medan pada tahun 1954. Kongres itu mengambil keputusan supaya ada badan yang me-
    nyusun peraturan ejaan yang praktis bagi bahasa Indonesia. Panitia yang dimaksud yang dibentuk oleh Menteri Pengajaran, Pendidikan dan Kebudayaan dengan surat keputusannya tanggal 19 Juli 1956, No. 44876/S, berhasil merumuskan patokan-patokan baru pada tahun 1957.

    Sesuai dengan laju pembangunan nasional, Lembaga Bahasa dan Kesusastraan yang pada tahun 1968 menjadi Lembaga Bahasa Nasional, kemudian pada tahun 1975 menjadi Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, menyusun program pembakuan bahasa Indonesia secara menyeluruh. Di dalam hubungan ini, Panitia Ejaan Bahasa Indonesia Departemen Pendidikan dan Kebudayaan yang disahkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Sarino Mangunpranoto, sejak tahun 1966 dalam surat keputusannya tanggal 19 September 1967, No. 062/1967, menyusun konsep yang ditanggapi dan dikaji oleh kalangan luas di seluruh tanah air selama beberapa tahun.

    Setelah rancangan itu akhirnya dilengkapi di dalam Seminar Bahasa Indonesia di Puncak pada tahun 1972 dan diperkenalkan secara luas oleh sebuah panitia yang ditetapkan dengan surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 20 Mei 1972, No. 03/A.I/72, pada hari Proklamasi Kemerdekaan tahun itu juga diresmikanlah aturan ejaan yang baru itu berdasarkan keputusan Presiden, No. 57, tahun 1972, dengan nama Ejaan yang Disempurnakan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menyebarkan buku kecil yang berjudul Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, sebagai patokan pemakaian ejaan itu.

    Karena penuntun itu perlu dilengkapi, Panitia Pengembangan Bahasa Indonesia, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan yang dibentuk oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan surat keputusannya tanggal 12 Oktober 1972, No. 156/P/1972 menyusun buku Pedoman Umum yang berisi pemaparan kaidah ejaan yang lebih luas.

    Pada tahun 1988 Pedoman Umum Ejaan yang Disempurnakan (PUEYD) edisi kedua diterbitkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0543a/U/1987 pada tanggal 9 September 1987. Setelah itu, edisi ketiga diterbitkan pada tahun 2009 berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 46. Pada tahun 2016 berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Anis Baswedan, Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (PUEYD) diganti dengan nama Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang penyempurnaan naskahnya disusun oleh Pusat Pengembangan dan Pelindungan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

    Penyusunan pedoman ini tidak terlepas dari kerja keras dan kontribusi berbagai pihak. Oleh karena itu, penghargaan dan ucapan terima kasih kami sampaikan kepada segenap pakar dan ahli bahasa, pengambil kebijakan di tingkat kementerian, serta kalangan masyarakat yang telah bekerja sama mewujudkan tersusunnya Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.


    Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) sudah diganti jadi PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia)

    Adapun penulisan kata baktu sebagai perubahaan yang ada pada PUEBI antara lain sebagai berikut.

    1. Assalamualaikum w.w.
    2. Alquran
    3. Azan
    4. Zuhur
    5. Isap
    6. Merek
    7. Nasihat
    8. Risiko
    9. Gawai = gadget
    10. Swafoto = selfie
    11. Laman = website
    12. Pos-el = email
    13. Tetikus = mouse
    14. Warganet = netizen
    15. Narahubung = contact person
    16. Pelantang = mikrofon
    17. Salin rekat = copy paste 
    18. Luring = offline
    19. Daring = online
    20. Pratayang = preview
    21. Peladen = server
    22. Pramusiwi = baby sitter
    23. KTP-el = e-KTP
    24. Hektare
    25. Kaus
    26. Sirop
    27. Saksama

    Kata yang penulisannya dipisah:
    1. di bawah
    2. di atas
    3. di samping
    4. di antara
    5. kerja sama
    6. berkembang biak
    7. terima kasih
    8. orang tua
    9. tanda tangan
    10. di luar
    11. di dalam
    12. di kawasan
    13. di sepanjang
    14. bertanggung jawab
    15. di hidupku
    16. di kepala
    17. di kemudian hari

    Kata yang penulisannya digabung:
    1. antarsekolah
    2. antarteman
    3. kacamata
    4. fotokopi
    5. diperhatikan
    6. pancausaha
    7. minimarket
    8. tunanetra
    9. waswas
    10. ekstrakurikuler
    11.  dipertanggungjawabkan

    Semoga bermanfaat.
    Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia [download]